Pages

Wednesday, October 16, 2013

The Children Are Our Future....

Saya yakin setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, dengan segala pertimbangan termasuk situasi dan kondisi keluarga.
Kali ini saya pengen sedikit berbagi cerita tentang saat-saat pertama saya menyekolahkan anak.

Anak pertama saya, Naura (7 tahun) mulai bersekolah pada usia (hampir) 4 tahun. Saat itu dia udah punya adik, dan seperti kebanyakan anak sulung lainnya, dia jealous sama adiknya... Kebetulan rumah yang saya tinggali berada di tepi jalan raya (nggak di tengahnya ya hehe...) sehingga saya tidak pernah mengizinkan anak-anak bermain di luar rumah. Lokasi bermain mereka hanya di dalam dan halaman belakang rumah. Dengan kondisi seperti itu otomatis anak saya tidak punya teman bermain seusianya. Awalnya, saya tidak berniat memasukkan anak ke kelompok bermain, tapi mempertimbangkan kondisi-kondisi yang saya tulis di atas, sepertinya Naura butuh berbaur dan bersosialisasi dengan anak lain, sehingga dia punya lebih banyak kegiatan dan bisa mengurangi kecemburuan pada adiknya. Jadi saya mulai survey dan ngobrol-ngobrol dengan kenalan, mencari tau kelompok bermain mana di kota tempat saya tinggal ini yang sesuai dengan yang saya inginkan.

Tidak terlalu pusing dan susah payah, saya langsung dapat sekolah seperti yang saya inginkan. Naura mulai masuk kelompok bermain ini di bulan Agustus 2010, saat usianya hampir 4 tahun. Ketika berumur 2 tahun saya pernah mengikutkannya dalam sesi trial atau coba gratis, tapi ternyata dia belum siap. Beda ketika dia sudah 4 tahun, Naura kelihatan lebih pede, bersemangat, dan tidak menangis ketika berbaur dengan teman-temannya.

Naura bergabung dengan kelompok bermain selama 1 tahun. Bulan Juli 2011 dia masuk TK, dan tahun ini masuk SD.

Agak berbeda dengan kakaknya, Nino anak kedua saya (4 tahun) masuk kelompok bermain lebih awal, di usia 2,5 tahun. Pertimbangan saya hampir sama, karena di lingkungan rumah kami tidak ada anak-anak seusianya. Selain itu, Nino cenderung lebih manja, walaupun pola didik saya juga tidak memanjakan dia. Mungkin karena dia bungsu dan merasa paling kecil.

Reaksi Nino ketika pertama masuk sekolah beda dengan kakaknya. Dia masih sering menangis dan meronta. Saya pikir mungkin karena umur ketika pertama masuk juga lebih muda daripada kakaknya. Tapi setelah berjalan beberapa bulan, mulai tampak kemajuan. Nino jadi lebih lancar bicara, lebih bisa bersosialisasi dengan anak-anak seusianya, motorik halusnya juga lebih terlatih terutama ketika mewarnai.

Salah satu gambar Naura

Dalam mendidik anak-anak, saya berusaha untuk memberi stimulus sesuai dengan usianya. Saya tidak pernah mengajari mereka calistung (baca, tulis, hitung) semasa balita, tapi saya sering membelikan dan membacakan buku cerita untuk mereka. Saya ingin mereka nantinya GEMAR membaca, bukan hanya sekedar bisa membaca di usia dini. Selain itu, saya juga mendukung hobi Naura membuat prakarya dan menggambar. Saya pikir kegiatan seperti itu bisa menyeimbangkan otak kanan dan otak kirinya. 



Ada artikel yang menurut saya sangat bagus, yang jadi menginspirasi saya membuat tulisan ini... :-)

http://edukasi.kompas.com/read/2013/10/14/1618542/Ingat.Efeknya.Biarkan.Anak.Tumbuh.Sesuai.Usianya.


Wednesday, October 2, 2013

Berbatik di Leaders Meeting

Tanggal 1 setiap bulan di Oriflame ada Leaders Meeting untuk para Managers up.
Acara ini selalu aku tunggu-tunggu, soalnya seruu banget...
Ada dresscode-nya, bertabur hadiah, info-info terbaru dari Oriflame, ketemuan sama temen-temen lain, seru banget deh...

Untuk Leaders Meeting bulan ini, dresscode-nya "Busana Daerah". Nah loh mau pake apa ya... Untung inget punya baju batik yang modelnya semi kebaya gitu, warna pink kombinasi tosca. Kebetulan juga yaa (meskipun gak pas banget harinya) tanggal 2 Oktober ini adalah Hari Batik hehe...

Venue Leaders Meeting cabang Yogyakarta kali ini adalah di Convention Hall Lantai 3 Asri Medical Clinic (AMC). Sebenernya udah lumayan sering ke AMC ini, periksa gigi, tapi belum tau kalo di lantai 3 ternyata ada hall lumayan luas.

Sampe di AMC udah banyak yang dateng. Keren-keren semua... Ada yang pake batik, kebaya, baju bodo. Bulan ini agak spesial karena kita kedatangan tamu Martin Gellerstedt, Regional Sales Manager Jawa-Bali.

Seperti biasa acara foto-foto gak pernah ketinggalan... Dan semuanya sadar kamera hihihi...



Di akhir acara anak-anak d'BCN selalu foto bareng rame-rame di panggung.


Seneng bangeeet bisa berada di antara temen-temen yang seru, selalu semangat dan saling men-support untuk selalu maju kaya gini... ;-)

Mau seru-seruan bareng sekaligus dapet penghasilan...?
www.KerjaDariRumahSaja.com

 
Foto-foto diambil dari FansPage Oriflame Indonesia

Monday, September 23, 2013

Menulis Sajalah....

Saya percaya, kalau belajar menulis hanya demi menerbitkan buku, laku, kaya, populer, difilmkan, apalagi sibuk menghitung view, like, komen, maka cepat atau lambat akan berakhir pada kekecewaan, bahkan meski semua itu akhirnya tercapai. Kosong saja ketika sudah tiba di titik itu. Semoga kalian tidak memulai langkah yg keliru, mendengarkan orang-orang/mentor/guru menulis yg keliru.

Menulislah karena itu menyenangkan. Selalu menyenangkan.

Menulislah apa yang harus orang baca, bukan yang ingin orang baca.

Menulislah dengan pemahaman: Tidak semua kata-kata indah itu mengandung kebenaran. Kadangkala, sebuah kebenaran harus disampaikan dengan kalimat yang amat menyakitkan.

Menulislah dalam senyap. Si penulis akan mati, jadi tulang belulang, tapi tulisannya boleh jadi abadi ribuan tahun.
(Tere Liye)

Saturday, August 24, 2013

[Review Buku] Love Story dan Oliver's Story

I love to read...
Baca apaa aja, kadang yang nggak penting pun aku baca hehe...
Dulu waktu masih single and free, bisa ngabisin waktu dengan baca buku. Sekarang udah punya anak dan kesibukan lain jadi ya harus bagi-bagi waktu.

Buku yang jadi favoritku biasanya yang temanya ringan, yang nggak perlu sampe ngerutin jidat buat mikir, harus menganalisa... Itu diktat kuliah kali ya ;-D
Salah satu penulis favorit-ku sejak SMP adalah Erich Segal. Jaman SMP dulu hobi pinjem buku di perpustakaan, dan mulai kenal sama novel-novelnya Erich Segal. Aku suka gaya nulisnya yang lugas, gak bertele-tele, dengan gaya cerdas. Pas baca biografinya, ow pantes aja ternyata beliau dosen Harvard...

Novelnya yang cukup terkenal adalah Love Story dan sekuelnya, Oliver's Story.
Kedua buku ini dirilis tahun 70-an (belum lahir boo...hehe...) bahkan ada film-nya juga.

LOVE STORY ceritanya tentang percintaan di kaya dan si miskin (klasik banget yaa). Tokohnya adalah Oliver Barrett IV, mahasiswa Harvard angkatan '64, atlet hoki. Dia naksir gadis sederhana bernama Jennifer Cavilleri, mahasiswi Radcliffe, pemain piano. Ceritanya mengalir cepat, akhirnya mereka menikah. Awal pernikahan hidup serba pas-pasan. Mereka belum punya anak juga, sampai akhirnya diketahui si Jenny itu menderita leukimia. Dirawat di rumah sakit, akhirnya meninggal.
Kisah yang sederhana, sad ending... Tapi inget waktu baca pertama dulu sampe nangis deh kayanya... Kalo sekarang mirip kisah Habibie-Ainun.

Nah buku Love Story dibuat sekuelnya, OLIVER'S STORY. Ceritanya tentang si Oliver setelah jadi duren alias duda keren ;-D
Saking cintanya sama Jenny, hampir 2 tahun Oliver ini nggak menjalin cinta sama perempuan lain. Dia jadi pengacara dan menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Suatu hari pas lagi jogging, dia ketemu sama perempuan cantik nan misterius. Mereka kenalan, akhirnya menjalin hubungan. Perempuan ini, namanya Marcie Nash, adalah business woman yang sibuk banget, terbang ke mana-mana untuk ngurus bisnisnya. Oliver sendiri sebenarnya masih galau gitu deh, menjalin hubungan dengan Marcie ini beneran cinta atau cuma pelarian aja. Akhir cerita, Oliver sama Marcie nggak menikah. Marcie menikah sama orang lain dan Oliver tetap menjomblo ;-D

Novel yang romantis, ringan, mungkin sebagian orang bilang roman picisan, tapi tetep enak dibaca... :-)


Monday, August 12, 2013

Fakta Baru di Dunia Kesehatan

FAKTA BARU DI DUNIA KESEHATAN
(Kalau ada sumber lain, yuk diskusi di sini...)


1. GOSOK GIGI
Dulu selalu disarankan gosok gigi segera setiap usai makan (dalam tempo 5-10 menit). Ini memang benar, dengan demikian kuman tak sempat terkumpul berlebihan dan berbiak, menimbulkan plak dan bau mulut.
Penelitian terakhir ternyata ini juga potensial merusak lapisan email oleh kadar asam akibat makanan yang masih tinggi belum sempat dinetralkan air liur.
Karena itu kini disarankan kumur sebersih-bersihnya segera usai setiap makan untuk membuang sisa asam dari mulut; tunggu sejenak antara 15-30 menit (menunggu hasil netralisasi oleh air liur), barulah gosok gigi. Akan lebih cepat jika kumur air garam fisiologis, karena selain membuang asam, air garam fisiologis juga merangsang produksi air liur. (air garam fisiologis: 1 gelas air plus 1 sendok teh peres garam dapur). Gosok gigi jelas masih harus, sebab itu cara termudah membersihkan mulut dari sisa makanan dan kuman. Dan bukannya dua kali sehari (bangun tidur dan hendak tidur), melainkan tetap saja: usai makan, yaitu setelah kumur dan tunggu 15-30 menit karena memang tujuan gosok gigi adalah menghilangkan sisa makanan.
 

2. DEMAM
Jika anda atau anak anda panas, jangan buru-buru diberi penurun panas, sebab panas juga membantu tubuh melemahkan kuman dan membunuhnya; panas juga merangsang tubuh lebih cepat mengeluarkan anti kuman sehingga mempercepat penyembuhan. Jika panas cenderung meninggi, atau menyebabkan ketidak nyamanan yang amat mengganggu, atau ada bakat kejang-panas barulah dibutuhkan penurun panas. Pada anak panas di atas 39 barulah dipertimbangkan penurun panas.
Penurun panas terbaik adalah seka air suam-suam kuku ke seluruh permukaan tubuh, sebab itulah mekanisme penurun tubuh yang juga terjadi jika anda minum obat penurun panas (memicu keluarnya keringat, menimbulkan kondisi seperti seka air suam-suam kuku).
Jika memakai penurun panas, lebih dulu pakailah yang juga punya efek nyaman di badan, seperti ibuprofen. Parasetamol menurunkan panas dengan memicu keringat, jika anda termasuk peka, anda akan keluar keringat berlebihan, sehingga bisa malah terasa tak nyaman.


3. RADANG HIDUNG
Ingus dari hidung berwarna hijau di masa lalu ini dianggap pertanda infeksi sehingga dirasa perlu antibiotika. Pada penelitian ternyata hijaunya ingus adalah pertanda ensim yang dikeluarkan butir darah putih, yang mengandung unsur besi yang ketika bertemu dengan unsur lain menghasilkan warna hijau. Kalau saat itu diberikan antibiotika, bisa terjadi aktivitas butir darah putihnya malahan menurun. Cukup diberikan obat anti radang, anti flu, suplemen penambah daya tahan dan vitamin. 


4. PERLUKAAN
Dulu luka baru dibersihkan dengan hidrogen peroksida atau larutan beralkohol dan/atau povidone iodine.
Jangan. Ketiganya memang membunuh kuman, tapi juga menghancurkan sel tubuh yang baik sehingga proses penyembuhan malah dihambat. Yang terbaik adalah cuci dengan air bersih yang mengalir, dan sabun lembut (sabun bayi) selama 5 menit, kemudian oleskan salep antibiotika pada sebuah kain bersih/steril, tutupkan pada luka, sampai seluruhnya tertutup tapi tidak berlebihan (pas dengan luasnya luka). Setelah itu tutup dengan perban agar kelembapan terjaga. Demikian dibuat sampai luka tertutup sendiri, sekitar 5-7 hari. Sambil diberikan antibiotika yang diminum. 


5. KUNING TELUR
Sampai hari ini masih ada mitos: batasi kuning telur sebab berbahaya, kolesterolnya tinggi, potensial stroke & serangan jantung.
Penelitian terakhir menunjukkan tak ada hubungan antara kuning telur dengan serangan jantung dan stroke. Bahkan tingginya kolesterol juga tak ditentukan makan telur, sebab kadar kolesterol ditentukan oleh hati yang memproduksi kolesterol. Kolesterol dari makanan sangat kecil perannya menentukan kadar kolesterol darah; lebih ditentukan oleh kadar stres dan adanya radang kronis dalam badan; kalaupun akibat makanan, justru asupan gula (dan karbohidrat rantai pendek) lebih menyebabkan peningkatan kolesterol; gula inilah sumber utama trigliserida dan kolesterol. Akan halnya lemak, yang berbahaya adalah lemak trans (margarine) dan lemak jenuh (daging merah) karena hasil metabolismenya menyebabkan suasana asam dalam tubuh yang mirip suasana radang kronis dan stres, yang mendorong hati memproduksi kolesterol; jadi bukan penyebab langsung naiknya trigliserida dan kolesterol.
Dalam kuning telur justru terkandung nutrisi super yang melindungi otak, mata dan justru antioksidan pelindung jantung. 


5. OLAHRAGA UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN
Aerobik untuk menurunkan berat selalu disarankan "jarak tempuh ketimbang kualitas".
Penelitian terakhir menunjukkan yang paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah aerobik "dengan sentakan yang diseling jeda"; pada olah raga renang, misalnya: 10 menit terus-menerus sprint renang cepat, kemudian 15 detik istirahat, sprint 10 menit, jeda 15 detik lagi, dan seterusnya. Atau jika sepeda stasioner: 10 menit mengayuh habis-habisan, 15 detik mengayuh santai, kembali habis-habisan 10 menit, jeda 15 detik dan seterusnya.
Jadi untuk menurunkan berat badan, ketimbang seminggu 5 kali jalan 3 km selama 40 menit jalan cepat tak terputus, lebih efektif seminggu 3 kali, dengan beberapa "sentakan" (sprint, setengah berlari atau lari, bagi yang masih diperkenankan lari) 10-20 menitan yang diseling jeda-jeda singkat 15-20 detik beberapa siklus. Setelah satu seri sprint-jeda-sprint-jeda selama 40 menit dengan total jarak 3 km kalori yang dibakar lebih banyak ketimbang jalan 40 menit dengan kecepatan tetap untuk jarak sama-sama 3 km, karena usai satu kali sprint, saat jeda pun tubuh masih membakar kalori.
Kombinasikan dengan latihan beban. Latihan beban akan meningkatkan massa otot; ini akan membakar kalori lebih banyak ketimbang otot yang tidak dilatih sehingga massanya kecil. 


6. DIET PENURUN BERAT BADAN
Diet untuk menurunkan berat paling efektif dengan rumus: makan pagi bak seorang raja: terutama cukup protein (terbaik dari sumber ikan dan telur; susu tanpa lemak bagi yang punya ensim pemecah susu -tidak ada gangguan pencernaan saat minum susu- atau yogurt jika ada problem pencernaan), tambahkan oatmeal sebagai sumber karbohidrat dan serat (atau beras pecah kulit, bukan nasi putih); makan siang bak pangeran: nasi secukupnya saja dengan mayoritas sayuran dan buah-buahan dan makan malam: berhenti makan sebelum kenyang dengan mayoritas sayuran saja. Semua camilan diberikan di antara waktu makan hanya boleh sayuran, buah atau protein (yogurt) tanpa gula.


7. POSISI DUDUK
Dulu ada pendapat duduk harus tegak (90 derajat) untuk mencegah cedera bantalan tulang punggung (mencegah hernia nukleus pulposus, HNP) ternyata juga tidak akurat. Posisi terbaik bagi bantalan itu ada pada duduk 135 derajat. Pada posisi 90 derajat justru terjadi tekanan tak merata pada bantalan tulang punggung yang potensial terjadi HNP. Jika pekerjaan mengharuskan duduk tegak, usahakan kepala-bahu-pinggul tetap segaris, tetapi dengan kemiringan/sudut duduk sekitar 135 derajat, dan kurva tubuh sedikit membusung ke depan. Pasang pembentuk kurva itu di punggung, dan bersandarlah. Tentu ini membutuhkan perubahan posisi kerja, dari duduk tegak menjadi sedikit bersandar ke belakang.


8. MANFAAT MEMBACA
Sangkaan lama membaca membantu proses memorizing (kemampuan menyimpan ingatan) memang benar, tapi ternyata efek membaca bisa berdampak positif melebihi sekadar pada memorizing.
- Membaca terutama jenis puisi, cerpen, novel dan bacaan fiksi lainnya ternyata memicu produksi endorfin, membuat perasaan nyaman, perasaan "berbahagia".
- Membaca ternyata secara bawah sadar juga memupuk berpikir positif sehingga mendukung suasana persahabatan; orang jadi lebih mudah bersahabat.
- Membaca membuka wawasan, melatih membuka diri (dengan membaca, bawah sadar orang terpicu untuk punya pribadi rendah hati -saat membaca bagaimanapun secara tak sadar orang menempatkan diri sedikit lebih rendah daripada penulis; karena hanya dengan kemauan semacam ini ia mau membaca! karena itu juga jadi lebih mudah menghargai orang lain. karena itu ada ungkapan: bacalah apa yang ditulis, bukan siapa yang menulis)
- Membaca juga memperkaya daya imajinasi, kemampuan lebih untuk berimajinasi dan ini lebih banyak dapat menimbulkan ide dan kreasi.
- Banyak hal yang ada dalam bahan bacaan ternyata juga memperkaya ide tentang proses pemecahan masalah, bagaimana mencapai tujuan, mengenal karakter berbagai macam orang dan bagaimana berinteraksi dengan berbagai karakter dan berpikiran positif, mengurangi prasangka, memahami dan menghayati peri kehidupan bermasyarakat.
- Membaca juga membawa seseorang lebih mudah menerima kenyataan: "oh, ternyata (bisa) begitu..." yang membangkitkan semangat: "saya akan begini..."
- Efek positif membaca akan menjadi berlipat jika anda membagikan apa yang anda baca kepada orang lain, baik secara lisan maupun tertulis. Bagi anda sendiri efek itu jadi terasa nyata ketika anda membuat ringkasan atas apa yang anda baca dan membagikannya kepada teman-teman anda. Anda jadi merasa bermakna bagi orang lain (lepas itu dibaca oleh teman itu atau tidak).
- Tapi tentu saja manfaat positif itu akan maksimal jika bahan bacaan itu memang punya nuansa positif.
Yang dimaksud adalah semua macam bahan bacaan, mulai dari puisi, cerpen, novel, cerita misteri, artikel ilmiah, sains, organisasi, kehidupan sosial, agama, kepribadian; yang esensial adalah: kesediaan untuk membaca dengan niat untuk sungguh-sungguh menikmatinya. Semakin bervariasi bahan bacaan semakin optimal yang dihasilkan.
- Bacaan yang walau bisa amat efektif tapi hasil akhirnya bisa berbahaya adalah yang hanya satu macam, variasi yang sempit dan terarah ke tujuan tertentu, misalnya dalam kasus brain-washing, pembangkitan fanatisme dan motivasi terorisme. 


9. KOPI
Menjawab kontroversi seputar kopi:
- kopi sangat menolong kasus sakit kepala: kafein menyempitkan pembuluh darah ke otak, mengurangi sakit kepala yang umumnya disebabkan pelebaran pembuluh darah ke otak. Kafein juga mempercepat penyerapan obat dan mendorong reaksi obat sakit kepala dan obat-obat pereda nyeri lainnya bekerja lebih cepat. Pada beberapa percobaan, menelan Ibuprofen dengan air hangat/panas biasa baru memperlihatkan reaksi penurunan nyeri setelah 15-20 menit, sedang jika ditelan dengan kopi hangat/panas reaksi sudah tampak dalam 5-10 menit.
- kopi punya efek boosting (mendongkrak) terhadap unjuk kerja (performance), baik dalam olah raga maupun kerja yang lain. 1 jam setelah minum segelas kopi mampu mendongkrak sampai 3% untuk kecepatan saat sprint dan untuk mempertahankan endurance (daya tahan) dalam lomba lari.
- kopi mendongkrak mood (semangat, gairah). Pada penelitian secangkir kopi 30 menit sebelum tidur siang (nap) membuat saat terbangun terasa nyaman (mood meningkat).
- kopi juga sangat membantu dalam proses memorizing dengan mengaktifkan reorganisasi kontak jaringan antar syaraf yang menentukan optimalnya proses memorizing


10. NAP (TIDUR SIANG)
- Nap berfungsi mengatur kembali jaringan antar syaraf, memilah mana yang perlu diperkuat, mana yang perlu di-delete sehingga hasil akhirnya (setelah terjaga) otak lebih segar, proses memorizing lebih prima. Jadi nap plus kopi banyak membantu dalam proses memorizing.
- nap juga memberi kesempatan otak menemukan ide-ide baru karena koneksi-koneksi yang tak efisien dan menghambat sudah di-delete
- nap dan tidur malam dapat disejajarkan fungsinya pada komputer dengan refresh, reorganize, compress, defragment, debug dan proses semacam lainnya, yang intinya mengefisienkan file dan membersihkan dari gangguan-gangguan; hanya saja saat nap yang dikelola adalah memori jangka pendek dan menengah sedang pada tidur malam memori jangka menengah dan panjang serta mayoritas memori secara keseluruhan.

inspirasi dari Readers Digest August 2013 dan Scientific American August 2013

Monday, August 5, 2013

Merawat Bayi Prematur

Sekedar berbagi pengalaman untuk para orangtua yang bayinya lahir prematur (kurang dari 37 minggu). Anak pertamaku kembar monozigotik, lahir di usia kehamilan 34 minggu. Bayi yang lahir pertama aku beri nama Fanny, lahir dengan berat 1640 gram. Bayi kedua yang lahir 3 menit setelah Fanny, aku beri nama Naura, lahir dengan berat 1820 gram. Mereka lahir spontan. Setelah lahir, mereka langsung dirawat secara intensif di NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

Di NICU, mereka ditempatkan dalam 2 inkubator. Masing-masing menggunakan alat ventilator yang dimasukkan melalui mulut. Karena belum bisa menyusu langsung, maka mereka minum ASI yang sudah aku perah dengan sonde (pemberian nutrisi dengan pipa lambung).

Karena kegagalan organ yang sangat parah, ditambah perdarahan paru, di hari ke-23 Fanny meninggal. Naura masih bertahan, dan di hari ke-25 dia bisa keluar dari inkubator. Setelah keluar dari inkubator, Naura mulai berlatih menyusu langsung. Jika tidak menyusu langsung, maka dia minum ASI perah menggunakan sendok supaya tidak bingung puting.
Naura juga mendapat terapi Kangaroo Mother Care (KMC) atau perawatan metode kanguru. Asal mula metode ini adalah dari Bogota, ibukota Kolombia. Di sana fasilitas kesehatan sangat terbatas, termasuk ketersediaan inkubator untuk merawat bayi yang lahir prematur. Mereka mencari cara untuk bisa menemukan sebuah metode untuk memberikan kehangatan pada bayi, laiknya mesin inkubator, yakni dengan memeluknya dalam keadaan kulit ibu bertemu kulit bayi. Dokter-dokter terpesona dengan efektivitas metode itu, lalu dibuatlah serangkain penelitian ilmiah dan hasilnya sangat menakjubkan. Metode, yang kemudian dikenal sebagai kangaroo mothercare (KMC) ini terbukti bisa menggantikan fungsi inkubator untuk bayi prematur. Selain untuk menghangatkan bayi, metode ini juga dipercaya bisa membuat bonding ibu dan anak semakin kuat, bayi bisa merasakan detak jantung ibu yang didengarnya selama dalam kandungan. Bayi menjadi lebih tenang, denyut jantung dan napasnya lebih teratur. Cara melakukannya juga tidak sulit, seperti menggendong bayi pada umumnya, kemudian tubuh ibu dan bayi dibebat kain, leher dan pantat bayi kita sangga..
Di hari ke-35 Naura dinilai cukup sehat dan bisa melanjutkan perawatan di rumah.

Di rumah, aku melanjutkan perawatan seperti di NICU, hanya saja lebih sederhana. Suhu tubuhnya aku ukur tiap hari, jangan sampe dia hipotermia. Setiap cairan yang masuk aku hitung. BAK dan BAB-nya juga aku catat frekuensinya, bahkan aku perhatikan betul teksturnya untuk memastikan organ pencernaannya tidak bermasalah. Sambil bersantai aku melakukan stimulasi seperti ngajak bicara, senyum, dan melakukan kontak mata. Pijat bayi juga dipercaya bisa membantu menaikkan berat badan bayi prematur.

Di usia 6 bulan, Naura menjalani cek jantung lagi untuk memastikan katup jantungnya sudah menutup. Untuk bayi yang lahir normal (cukup bulan) katup ini akan menutup otomatis ketika bayi menangis keras saat dilahirkan. Untuk bayi prematur, katup ini belum menutup. Alhamdulillah waktu Naura berumur 6 bulan, katup jantungnya sudah menutup sehingga nggak perlu dioperasi. Organ-organ lainnya juga semakin membaik dan bisa melakukan fungsinya. Berat badan Naura juga meningkat cepat sampai setahun pertama.

Sekarang Naura udah berusia 7 tahun. Alhamdulillah semua perkembangannya normal seperti anak yang lahir cukup bulan, cuma tinggi badannya memang sedikit kurang untuk anak seusianya. Selain itu dia jarang sekali sakit. Jadi bayi yang lahir prematur tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan normal asal dirawat dengan telaten dan intensif.


sumber ilmiah :
http://www.tabloid-nakita.com/read/1379/rawat-bayi-prematur-di-rumah