Pages

Thursday, September 17, 2015

Kosong, Ya!

Beberapa waktu lalu saya berniat jalan ke toko kain. Saya masuk ke sebuah area parkir. Ketika masih tengak-tengok mencari parkir, seorang petugas menghampiri saya dan bertanya,
"Mobilnya matic atau manual, mbak?"
"Matic" jawab saya
"Oh parkirnya udah penuh mbak, nggak bisa..."

Heran juga kenapa harus ditanya dulu matic atau manual. Sekejap saya langsung dapat jawabannya. Sepertinya petugas parkir itu beranggapan kalau mobil bertransmisi matic tidak bisa diparkir dengan posisi 'kosong' atau netral dan handbreak dilepas. Sehingga kalau saya parkir pasti akan menghalangi mobil lain dan tidak bisa didorong/dipindah.

Jadi untuk yang mungkin belum tau, begini cara memarkir mobil matic posisi netral :

- Tarik tuas ke posisi P (selain posisi P, kunci kontak tidak bisa dicabut), matikan mesin, cabut kunci.
- Tekan tombol shift release lock, tempatnya di dekat tuas (mungkin beda mobil beda tempatnya). Tekan dengan jari atau batang kunci, injak pedal rem, pindah posisi tuas dari P ke N.
- Jangan lupa untuk lepas handbrake supaya mobil bisa didorong.

Nah seperti itu aja caranya, gampang kan... :-)

Monday, August 31, 2015

Produk Ini Bisa Bikin Kulitmu Tambah Kinclong

Siapapun di dunia ini pasti pengen punya kulit yang halus terawat. Nggak cuma cewek aja, sekarang cowok juga (harus) lebih memerhatikan perawatan buat kulit.
Udah pernah tau atau pake serum untuk kulit wajah?
Nah kalo udah biasa pakai krim, baik krim pagi maupun krim malam, lengkapi juga dengan serum ya...

Kenapa harus pake serum? Karena serum punya fungsi atau manfaat yang lebih daripada krim, yaitu :
- Menutrisi dan merawat kulit hingga ke lapisan dalam
- Membantu mengoptimalkan kerja day cream / night cream

Kamu bisa pilih serum dari Oriflame yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulitmu, ada 4 macam serum yang akan dibahas berikut ini.

1. TRUE PERFECTION MIRACLE PERFECTING SERUM (30873)
Serum yang diperkaya dengan InstaGlow Complex dan ekstrak Persian Silk Tree, membantu meratakan warna, tekstur kulit dan menjaga kilau, serta membantu membersihkan dan mengurangi tanda-tanda kelelahan.
Untuk semua jenis kulit.

2. OPTIMALS WHITE RADIANCE SERUM (32412)
(Keterangan kandungan di foto)
Untuk jenis kulit normal hingga kombinasi

3. ROYAL VELVET ULTRA FIRMING CAPSULES (24547)
Paduan 5 jenis minyak yang ringan namun menutrisi serta infusi Black Iris untuk membantu menjaga kelembutan kulit, serta membantu menyamarkan garis halus dan kerutan. Untuk semua jenis kulit.

4. TIME REVERSING SKINGENIST DAY & NIGHT ESSENCE (24217)
Mengandung genistein yang merawat keremajaan, membantu menyamarkan garis halus dan kerutan. Untuk semua jenis kulit. Disarankan untuk yang berusia 40+ (kulit dewasa)

So far aku udah pernah coba yang Royal Velvet dan sekarang lagi pake True Perfection.
RV teksturnya creamy dan sedikit oily, tapi kulit emang jadi kenyal banget.
Kalo TP lebih ringan, dipake pas malem gitu paginya kulit radanya aluus banget...
Serum Oriflame

Nah udah ada bayangan kan kira-kira kulitmu butuh serum yang mana... ;-)
Kalo masih bingung bisa hubungin aku lewat FB untuk tanya-tanya lebih lanjut.
Jangan lupa, untuk hasil yang lebih optimal, gunakan 1 set bersama day cream dan night cream-nya ya... :-)

Thursday, August 20, 2015

Mari Habiskan Gaji Untuk 4 Hal Ini

Salah satu manfaat yang aku rasakan jadi konsultan Oriflame itu kita dapet berbagai macam ilmu selain urusan dandan dan jualan. Seperti misalnya beberapa waktu lalu, kita ada training tentang financial planning. Penting banget iniih kaan... Penting untuk perempuan atau istri sebagai manager keuangan keluarga, dan juga sebagai pebisnis.

Dari training financial planning itu, ada hal yang masih terekam dengan jelas masalah pembagian pendapatan kita. Ke pos-pos apa sajakah yang harus kita penuhi. Secara garis besar ada 4 pos utama :
1. Sedekah
2. Investasi
3. Tabungan
4. Konsumsi / belanja
Urutannya harus seperti itu yaa... Jangan dibolak-balik apalagi diabisin dari yang paling bawah ;-D

Mari kita bahas satu persatu.

1. Sedekah
Bagi yang beragama Islam maupun agama lain pasti dianjurkan juga untuk sedekah ya... Pernah denger kalo kita makan harta yang belum disisihkan untuk sedekah itu ibaratnya seperti makan ayam yang belum dibersihin, jadi masih ada bulu-bulunya, masih ada kotorannya.
Nggak perlu nunggu kaya untuk sedekah, justru kita bisa kaya dengan sedekah :-)

2. Investasi
Investasi itu bahasa gampangnya adalah membelanjakan uang kita untuk bisa mendapat lebih banyak uang. Nah yang harus diperhatikan, kita jangan sampai salah pilih investasi. Dari hasil training dan diskusi dengan teman-teman, investasi sebaiknya ke "harta otot" bukan "harta lemak". Harta otot itu misal sesuatu yang semakin hari nilainya cenderung semakin bertambah seperti tanah, rumah, logam mulia. Sedangkan harta lemak itu yang nilainya cenderung semakin berkurang misal kendaraan dan gadget. Ibarat tubuh kita aja kalo banyakan lemak daripada otot juga nggak oke kan... ;-)
Perlu diingat dan diwaspadai juga, jangan sampai kita terjebak pada investasi bodong. Sekarang kan banyak banget tuh yang nawarin investasi, setor duit sekian dalam jangka waktu beberapa bulan duit kita bisa bertambah. Please, jangan sebegitu mudahnya tergiur iming-iming seperti itu. Gunakan akal sehat dan logika. Yang namanya bisnis atau investasi pasti ada hitungannya. Kalau kita belum ngerti banget, sebaiknya pelajari dulu dan tanya pada orang yang memang berkompeten dan bisa dipercaya. Atau pilih aja investasi yang memang kita udah paham bener dan bisa mengelola.

3. Tabungan
Kebanyakan orang berpikir menabung itu jika ada sisa dari pendapatan. Tapi kenyataan yang sering terjadi adalah... pendapatan udah abis sebelum bisa nabung, nah loh !
Jadiii, sekarang ubah polanya, menabung itu di awal sebelum uang kita gunakan untuk belanja. Paksa diri sendiri untuk bisa nabung, harus konsisten dan kuat iman. Kuat iman kalo barang inceran lagi diskon, hehe...
Ada berbagai cara orang menabung. Cara biasa ya disimpan di bank, jangan diutak-atik. Ada cara lain yg dilakukan temenku, yaitu "The Power of 20.000". Pecahan lain juga bisa sih, tapi kita ambil yang tengah-tengah nilainya. Gak boleh campur juga, harus sama semua. Jadi tiap kita punya uang 20.000, misal dari kembalian belanja, langsung simpan dalam sebuah tempat/kantong, lebih baik kalo transparan jadi bisa kita lihat dan 'magnet'nya bisa bekerja. Lakukan dengan konsisten dan kuat iman (teteeeup ya ini slogannya...)
Kalo kamu, pilih cara menabung seperti apa?

4. Konsumsi / belanja
Naah ini dia pos terakhir yang biasanya justru paling besar, hehe...
Belanja ini termasuk di dalamnya ada pengeluaran rutin tiap bulan seperti SPP anak, langganan TV kabel atau koran dan majalah, rekening air dan listrik, pulsa HP/gadget, cicilan/kredit, belanja rumah tangga, dll.
Yang perlu diperhatikan untuk cicilan/kredit, jangan melebihi 30% dari alokasi pendapatan kita untuk pos konsumsi, bukan 30% dari seluruh pendapatan ya... Ingat kita masih harus membagi pendapatan untuk 4 pos utama tadi.
Yang sering jadi masalah, kebanyakan ibu-ibu nih, banyak punya cicilan barang tiap bulannya. Ada cicilan kendaraan, gadget, tas, alat rumah tangga, baju, dsb. Mulai dari barang yang memang dibutuhkan sampai barang untuk pemenuhan gaya hidup. Kalo nggak diatur masalah ini biasanya jd sumber kekacauan keuangan. Jadi sebaiknya sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang, pertimbangkan lagi apakah barang itu memang kita butuhkan dan sesuai dengan budget kita. Jangan tergiur untuk membeli dengan cara kredit, apalagi hanya untuk barang yang sifatnya gaya hidup.

Dari penjabaran di atas, penting bagi kita untuk bisa merencanakan keuangan dari awal. Berapa saja yang harus dialokasikan untuk 4 pos utama tadi. Jangan sampai pendapatan kita habis untuk konsumsi aja.
Kalo merasa pendapatan kurang, berarti harus mengurangi atau menghapus beberapa pengeluaran yang kurang penting, dan atau menambah penghasilan.
Penghasilan tiap bulan selalu habis? Nggak masalah, asal habisnya untuk 4 hal yang kita bahas tadi :-)

Semoga tulisan ini bermanfaat ya...




Wednesday, July 29, 2015

Halo... Halo !

Wuaaahh udah lama juga nih nggak nulis di blog karena kesibukan yang melanda... Tsaaahh sok sibuk banget ya ;-D Beberapa tulisan yang seharusnya tayang jadinya tertunda deh...

Tapi alhamdulillah visitor blog-ku ini nambah teruuus walopun beberapa bulan belum di-update.
Apakah yang kalian cari di sini...? Apakah kalian menemukannya...?
Hehe anyway terima kasiiih banget udah berkunjung di sini ya... Sebuah tempat untuk menuliskan yang terlintas di pikiran. Syukur kalo bisa bermanfaat untuk orang lain :-)

Oiyaa mampir-mampir juga yaah ke Instagram-ku
Lagi seneng main di IG nih ;-)
C U there !

Instagram

Wednesday, March 18, 2015

Perjalanan Umroh (2)

Selasa, 20 Januari 2015

Tibalah hari H memulai perjalanan umroh ini.
Kami sekeluarga berangkat dari bandara Adisutjipto Jogja menuju Jakarta.
Sampai di Cengkareng, kami menuju ke restoran Old Town tempat berkumpul. Tante yang dari Cinere udah nunggu di sana. Nggak lama setelah itu rombongan yang dari Surabaya dateng juga, alhamdulillah lengkap kumpul semua. Kami makan siang di sini, kemudian paspor dan boarding pass juga dibagikan dari biro. Koper-koper yang akan masuk bagasi pesawat udah diurus sendiri.
Selesai maksi, kami sholat Dzuhur dan Ashar dijama'. Setelah itu kami serombongan masuk untuk cek di imigrasi dan menunggu di dalam.
Jadwal flight yang seharusnya jam 17.45 agak mundur, jadi sekitar jam 6 lebih kami baru mengudara.

Alhamdulillah bisa umroh dengan orang tua dan keluarga besar

Perjalanan relatif lancar. Cuman memang kalo dalam perjalanan gini aku nggak bisa tidur pules. Udah berusaha rileks dan setting mindset bisa tidur, tetep aja cuma tidur tidur ayam.

Pengalaman naik Emirates Airlines sebelumnya, ada info detail penerbangan di monitor di depan kita. Jadi bisa tau udah sampe mana.
Nah setelah lewat di atas Colombo, di atas Laut Arab, pesawat mengalami guncangan cukup keras. Semua penumpang termasuk cabin crew harus duduk dan pakai seat belt. Duh kalo kejadian gini bener-bener cuma bisa pasrah dan berdoa, mulut komat kamit terus...
Alhamdulillah bisa terlewati dan perjalanan lancar lagi. Tapii karena udah deg-degan gak karuan jadinya tambah gak bisa tidur deh... Melek sepanjang sisa perjalanan.


Ketika pesawat hampir mendarat di Dubai, dari atas keliatan lampu-lampu kota yang begitu gemerlap... Kota seribu satu malam ;-)
Kami mendarat sekitar jam 11 malam waktu Dubai (jam 2 pagi WIB). Di sini kami cuma transit sekitar 1 jam sebelum terbang ke Madinah. Selama transit kerasa laper jadi buka-buka deh perbekalan makanan ;-D

Nggak seberapa kami udah dipanggil lagi untuk boarding. Sekitar jam 1 pagi pesawat lepas landas dari Dubai menuju Madinah. Perjalanan sekitar 1 jam dan alhamdulillah lancar tanpa gangguan.

Pesawat mendarat sekitar jam 3 pagi waktu Madinah dengan sangat mulus sampe hampir nggak terasa kalo udah mendarat. Begitu menyentuh bumi Madinah rasanya terharu dan bersyukur bisa sampai di tanah haram... Subhanallah walhamdulillah... Diberi kesempatan Allah menginjakkan kaki di sini...


(to be continued)

Tuesday, February 10, 2015

Perjalanan Umroh (1)

Alhamdulillah...

Rasanya kewalahan syukur akhirnya bisa melaksanakan ibadah umroh dengan lancar. Rencana umroh ini sebenarnya udah sejak 2 tahun yang lalu, tapi karena berbagai hal, akhirnya baru bisa terlaksana bulan Januari kemarin. Waktu itu udah merencana, mau berangkat umroh dan pulangnya mampir Dubai. 
Menjelang akhir tahun kemaren, salah satu tante yang udah sering ke luar negeri bilang kalo pengen ke Dubai karena belum pernah ke sana. Gayung bersambut, rembug-rembug keluarga sekalian umroh aja. Peserta sekeluarga 8 orang termasuk aku dan orang tua. Nah dari situ mulailah kami sama-sama nyari biro umroh yang menawarkan paket ke Dubai.
Kriteria kami waktu itu :
- pesawat langsung ke Madinah (biasanya kalo umroh/haji pesawatnya dari Jakarta ke Jeddah, dari Jeddah jalan darat lumayan jauh ke Madinah). Nah kalo langsung ke Madinah setidaknya bisa menghemat tenaga.
- paket umroh plus Dubai, dan ke Dubai-nya setelah umroh. Pertimbangannya ya kita ibadah dulu baru tour-nya.
- keberangkatan sekitar bulan Januari 2015, karena kalo 2014 tante yang masih kerja jatah cutinya udah abis. Bulan Januari pun kalo bisa akhir bulan, dengan mempertimbangkan jadwal tamu bulananku, hehe...
Banyak ya pertimbangannya... Dan setelah mencari, rembugan, nego harga, cari rekomendasi, dan lain sebagainya dengan memperhatikan kriteria kami di atas, akhirnya kami dapat biro umroh yang memenuhi semua : pesawat langsung ke Madinah, umroh + Dubai, berangkat 20 Januari 2015.

Bismillah, kami sekeluarga ber-8 mendaftar.
Mendaftar umroh rata-rata semua biro hampir sama syaratnya ya...
Yang pasti kita harus menyiapkan :
1. Paspor yang masih berlaku, minimal 6 bulan dari tanggal berlakunya habis.
2. Kartu kuning bukti imunisasi meningitis dan influenza.
3. Pasfoto dengan tampak wajah 80%
4. Dokumen-dokumen lain yang diminta oleh biro yang bersangkutan (akte kelahiran, fotokopi KTP, dsb)

Untuk imunisasi yang di Jogja dan sekitarnya, bisa datang ke Kantor Kesehatan Pelabuhan di Maguwo. Jadi dari pertigaan ring road Maguwo, langsung masuk jalur lambat, kantornya nggak terlalu jauh dari pertigaan. Proses imunisasinya nggak terlalu lama, kalo mau cepet datang lebih pagi jadi antrian belum banyak. Syaratnya isi formulir, tempel pasfoto 4x6 dan fotokopi KTP. Setelah bayar dan menyerahkan formulir, kita nunggu. Oh ya, untuk perempuan yang belum menopause, ada test urine juga untuk memastikan tidak dalam keadaan hamil untuk imunisasi ini. Setelah itu antrian dipanggil, sekitar 8 orang langsung masuk ke satu ruangan, dan ada penjelasan dari dokter sebelum imunisasi. Vaksin yang akan digunakan ini juga udah dapet sertifikat halal dari MUI. Setelah imunisasi, kartu kuning langsung diproses and done !


Sekali imunisasi bisa untuk 2 tahun, jadi misal dalam waktu 2 tahun itu mau umroh lagi atau haji, atau pergi ke negara-negara yang mensyaratkan sudah imunisasi, kita nggak perlu suntik lagi. Dan sebaiknya kita suntik minimal sebulan sebelum berangkat, karena proses pembentukan antibodi di tubuh kita ini sekitar 28 hari, kurang lebih gitu lah penjelasan dokternya.

Sekitar sebulan sebelum keberangkatan biasanya dari biro udah minta semua dokumen dan persyaratan dikirim lengkap untuk pengurusan visa, tiket, dan lainnya. Sementara itu kita bisa nyiapin keperluan lainnya, seperti misal :
1. Baju ihrom, kalo buat perempuan nggak ada syarat khusus. Yang penting longgar, menutup aurat, sama seperti baju muslim yang kita pakai sehari-hari. Warna memang lebih baik putih. Baju ihrom ini kita kondisikan bisa untuk sholat, jadi sebaiknya pakai kaos kaki dan penutup punggung tangan juga (bukan sarung tangan ya).
Untuk laki-laki baju ihrom itu terdiri dari 2 lembar kain putih TANPA jahitan sama sekali, biasanya kalo ikut umroh dari biro travel nanti dikasih paket kain ihrom juga.
2. Disposable panties, ini berguna banget karena kita mungkin nggak sempat nyuci. Kalopun sempat juga keringnya lamaa hehe... Dan menghemat biaya laundry hotel juga.
3. Baju selain baju ihrom untuk perjalanan dan selama berada di sana (kan nggak pake baju ihrom terus yaa...), gamis atau abaya.
4. Obat-obatan pribadi : obat sakit kepala, obat diare, obat batuk pilek, koyo, plester, dsb. Pengalaman bawa koyo berguna banget buat abis umroh, paha sama betis kenceng-kenceng soalnya ;-D
5. Sunblock, wajib ini... Tapi kalo pas pake baju ihrom diperhatikan ya kalo mengandung fragrance jangan dipake. Bawa sabun mandi yang tanpa fragrance juga, aku pake yang dari minyak kelapa warna ijo. Selain pas pake baju ihrom pake sabun mandi biasa gak papa.
6. Body cream, krim untuk kaki pecah-pecah, pelembab bibir.

7. Adaptor colokan 3 kaki (mostly negara-negara di Timur Tengah colokannya pake yang 3 kaki persegi)
8. Ngapalin doa-doa, ada buku doanya sih tapi lebih baik juga kalo apal terutama doa yang pendek-pendek.
9. Latihan kebugaran, olahraga terutama jalan kaki... Karena kita butuh stamina yang kuat.
10. Last but not least, banyak-banyak doa untuk kelancaran semuanya :-)

Nah itu kira-kira persiapan sebelum umroh berdasarkan pengalamanku ya...
Kita lanjut cerita proses berangkat dan perjalanannya.