Pages

Tuesday, November 20, 2012

Oriflame Success Seminar 2012

Alhamdulillah....
Seneng dan beruntung banget bisa ikut acara ini... Dapet pengalaman, wawasan, dan temen baru lagi.
Pengen sharing nih pengalaman selama ke Jakarta 2 hari kemarin...

Jumat, 16 November 2012
Berangkat dari rumah abis Subuh, naik pesawat pertama dari Jogja berdua mb Dhina Patrianna.

Sampe di Soetta, bbm-an sama mb Nur Annisa yang udah mendarat duluan dan janjian ketemuan di Solaria. Abis sarapan, cabut ke Novotel buat titip luggage.
Karena ada tenggang waktu yang lumayan sebelum acara di sore harinya, kita jalan-jalan dulu dong ke Thamrin City hehe.... Dari sana balik ke Novotel lagi, leyeh-leyeh sebentar trus jam 4 sorenya ngumpul di kamar Eyang DiaMONFAAT mb Astriani buat sharing bareng. 

Sharing bareng mb Astriani, Diamond Director

Gak terasa ngobrol-ngobrol sampe menjelang Maghrib, dan para qualifiers harus siap-siap untuk Success Dinner di Segarra, Ancol.


Sabtu, 17 November 2012
The D-Day !
Dari hotel berangkat ke lokasi acara di JI Expo Arena Pekan Raya Jakarta. Sampe sana udah banyak banget Oriflamers yang dateng.
Rasanya bangga deh bisa kumpul sama orang-orang keren dan penuh semangat ini :-)

Setelah beberapa saat nunggu, akhirnya bisa masuk ke hall dan langsung disambut musik dan suasana yang meriah....!! Wuiihh adrenalin langsung terpacu nih, semangaaatt...!!



Sebelum acara dimulai, ada pengumuman Indonesia Top 15 Leader, di mana 3 orang dari d'BCN yaitu mb Dhian Maysharah (#14), mb Dini Santi (#3), dan mb Nadia Meutia (#2) termasuk dalam 15 orang tersebut.

Masuk ke acara seminar, sesi pertama dibuka oleh mb Nadia Meutia dan Arry Wibowo. Di sesi pertama ini ada testimoni dari beberapa leader, di antaranya...
- Kris Hartanto (Diamond Director pria pertama, dari d'BCN), tips suksesnya adalah selalu mencari solusi dari setiap masalah. Si mas Kris ini dulunya juga anti MLM, maleess banget sama MLM (kok sama ya hehe) dan setelah join Oriflame sempat 9 bulan gak aktif. Akhirnya setelah tersadar bahwa di Oriflame ini kita bisa dapet penghasilan, baru deh mas Kris bergerak cepat dan akhirnya sekarang bisa mencapai level Diamond Director.
- Ni Made Sugiharti (Diamond Director dari Denpasar), tipsnya adalah kita juga harus pake produknya Oriflame sebelum menawarkan ke orang lain, jadi kita tau persis dan bisa jelasin produk yang kita pake.
- Product Knowledge dari mb Tussy Inggriani bersama dr.Nany Shoraya, Sp.KK
- Doris Aminah (Diamond Director, dari d'BCN), tips suksesnya adalah KONSISTENSI. Di antara kesibukan sehari-hari yang seakan tidak pernah ada habisnya, tetap berusaha konsisten kerjain Oriflame :-)
- Meuthia Rizky (Executive Director), beliau bilang tidak masalah jika kita ditinggalkan team, asal jangan kita yang meninggalkan team :-)
- Sotya Dewati (Sapphire Director, salah satu NutriShake Ambassador)
- Cynthia Venika Lioe (Diamond Executive Director), Indonesia Top Leader #1

Inti dari testimoni mereka adalah....
Mereka semua memulai Oriflame dari nol, berjuang jatuh bangun hingga akhirnya bisa mencapai level sekarang. Semua dicapai dengan kerja keras, tidak instan.

Sesi testimoni ini diselingi dengan recognisi yang meriah untuk para leader yang udah mencapai level Director and up.


Recognisi Gold Executive Director

Ada sesi Wellness Dance yang asik bangeeett buat goyang ;-)
Juga ada sesi beauty demo dari make up artist Kiki Franky, yang menggunakan produk Studio Artist dari Oriflame untuk riasan sehari-hari dan riasan untuk yang berhijab.



Ada kuis-kuis seruu yang bikin suasana tambah meriah...
Daan sebagai penutup, ada konser UNGU grateess buat peserta seminar. Lumayan banget lah... Puas having fun dan tambah ilmunya ! :-)

Acara berakhir, nggak lupa foto-foto bareng d'BCN lain di panggung. Abis itu ambil titipan luggage, sholat, truuuss capcus ke stasiun.
Capeeekk tapi juga seneeeengg bangeeett.... Gak rugi ikut acara Oriflame kaya gini ;-)

Aku yang tadinya juga anti MLM, maleess banget sama MLM, eh akhirnya kok jatuh cinta ya sama Oriflame... :-)
Soalnya Oriflame beddaa sama MLM pada umumnya... Gak ada pemaksaan di sini, karena memang kita jalanin yang kita mau, dengan teman-teman yang memang sama-sama butuh, sama-sama punya impian di sini. Downline bukan sapi perahnya upline, semua akan di'bayar' sesuai dengan kerjanya.
Dengan sistem dan fasilitasnya yang canggih, temen2 yang selalu semangat, insya Allah aku akan terus menikmati setiap perjalanannya...
Setiap usaha pasti ada jatuh bangunnya, justru di situlah seninya... Aku menikmati semua proses ini, pembelajaran ini, karena banyaak banget hal baru yang aku dapat dari sini. Ada yang suka dan tidak suka, itu biasa... Yang suka (kemudian ikut gabung) ya alhamdulillah... Yang nggak suka? Itu derita elo... ;-p

Daaan bangga banget bisa tergabung di d'BCN yang nge-RRRAAAAAWWWKKK bangeeett.... Gimana ga nge-rrraawwwkk coba, pas recognisi mulai Diamond Director and up yang naik panggung itu dari d'BCN semuaaaakk...!!
Cetaaaarr membahana badaaii.... ;-D


So... Buat yang mau ikut nge-rrraawwkk, jadi pembuka pintu rejeki buat orang lain, klik aja http://cantiksuksesbersama.tk yaah... :-)

See U on top !

Tuesday, November 13, 2012

New Manager :-)

Setelah hingar bingar recognisi dan sederetan to do list yang tidak ada habisnya (but i love it), akhirnya baru bisa kembali menjamah blog. Alhamdulillah bulan kemarin bisa mencapai level Manager 12% dan memenangkan challenge untuk ikut Success Seminar di Jakarta, 16-17 November 2012 mendatang.

Perjalanan belum berhenti di sini, perjuangan masih panjang.
Aku menikmati setiap prosesnya... Suka duka pasti ada, jatuh bangun dilewati.
Insya Allah siap melanjutkan perjalanan ke level-level berikutnya...

Thanks to mb Dhina Patrianna dan mb Nur Annisa Rahmawati yang udah bikinin foto ini, luv U all, muach!



Tuesday, September 4, 2012

World Hijab Day

Baru tau kalo ternyata hari ini, 4 September, adalah World Hijab Day.
Seneng dan bangga juga lah... Hijab udah diakuin dunia sebagai pakaian muslimah. Mestinya sih nggak cuma hari ini aja ya... Tapi tiap hari juga berhijab :-)

Kilas balik perjalanan hijabku....
Aku mulai pakai hijab tahun 1999, lulus SMU. Telat banget ya... ;-D
Mengingat masa-masa itu sebenarnya malu juga, dan nyesel kenapa tidak menyegerakan berhijab.
Setelah lulus SMU menjelang UMPTN itu lah seperti dapet hidayah, mantap mengenakan hijab. Aku ingat betul, pake hijab pertama waktu bimbingan belajar. Hijabnya pinjem punya Mama. Sebenarnya bahannya lumayan tebel dan cuaca waktu itu juga panas, tapi entah kenapa kok aku nggak ngerasa sumuk/gerah gitu ya... Malah kaya ada angin seger berhembus di tengkuk, jadi berasanya nikmat aja. Subhanallah...
Allah itu akan memudahkan kalo memang kita niat :-)

Di tahun 90-an sampe awal 2000an hijab belum terlalu populer. Perlakuan terhadap muslimah yang berhijab pun sepertinya masih ada sedikit diskriminasi. Waktu bikin pas foto untuk ijazah dan SIM, syaratnya telinga harus terlihat. Foto untuk Surat Keterangan Kelakuan Baik pun (waktu itu) juga mensyaratkan demikian. Untuk muslimah yang sudah mengenakan hijab, hal itu sungguh memberatkan.

Beberapa jenis pekerjaan seperti pegawai bank/instansi lainnya, penyiar TV, juga tidak menerima muslimah yang berhijab. Ketika aku lulus kuliah pun juga harus membuat surat pernyataan dengan materai bahwa jika nanti ijazah dengan foto yang berhijab itu bermasalah, aku akan bertanggungjawab sepenuhnya dan tidak akan menuntut pihak universitas.
OK lah karena hijab di atas segalanya jadi aku buat surat itu tanpa beban.

Sekarang... Alhamdulillah patut disyukuri bahwa hijab sudah sangat populer bahkan menjadi trend, dan diskriminasi terhadap muslimah yang berhijab juga berkurang. Tapi di sisi lain, "trend" berhijab itu sepertinya agak menggeser hakikatnya. Berhijab untuk muslimah itu wajib, dan wajibnya setara dengan sholat 5 waktu dan puasa Ramadhan. Bukan sekedar menutup kepala, bukan sekedar ikut trend masa kini.

Aku menyadari masih harus terus belajar dan berproses. Tapi aku yakin berhijab adalah komitmen kita dengan Allah, tanda kita mau tunduk dengan perintah-Nya. So... Everyday (must be) hijab day :-)

Wednesday, May 16, 2012

My Grandma, The Great Woman

Tanggal 8 Mei 2012 Eyang Putriku genap berusia 90 tahun.
Alhamdulillah masih diberi kesehatan, masih bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan lancar.
Hari-harinya disibukkan dengan pergi ke pengajian dan bersosialisasi.

Eyang adalah sosok pengayom bagi putra-putra, cucu-cucu, dan buyut-buyutnya.
Dari cerita yang kudengar, Eyang adalah sosok yang tegar ketika Eyang Kakung dipanggil Yang Kuasa tahun 1974. Eyang hanya ibu rumah tangga biasa, padahal kala itu empat dari enam putranya belum 'mentas'. Dengan perjuangan dan doanya, akhirnya putra-putra Eyang berhasil menjadi dokter dan dokter gigi.

Kehidupan Eyang tidak pernah sepi. Selalu ada yang silih berganti menemani Eyang di rumah Bulaksumur.
Tahun 1999 ketika aku diterima sebagai mahasiswa Sastra Perancis UGM, aku mulai tinggal di rumah Eyang sebagai 'anak kost' bersama kakak dan sepupu-sepupuku. Setiap pagi Eyang selalu menyiapkan sarapan untuk kami, kadang bubur ayam atau ayam panggang dan sate usus. Tidak jarang pula Eyang membuatkan kami kue dan masakan yang lezat.

Satu persatu akhirnya cucu-cucu yang 'ngekost' di Bulaksumur lulus kuliah dan kembali ke rumah orang tua. Demikian juga aku... Bulan Mei 2004 aku diwisuda, rasanya berat ketika akhirnya meninggalkan rumah itu.

Setiap Lebaran saat keluarga besar kami berkumpul, Eyang tampak sangat bahagia di tengah riuhnya canda tawa kami.

Eyang adalah sosok yang pandai menyimpan perasaan. Biasanya kalau sedih Eyang hanya terdiam dan aku tidak pernah melihat Eyang menangis.

Eyang di masa muda adalah wanita yang cantik dan cerdas. Beliau fasih berbahasa Inggris dan Belanda, bahkan sempat mempelajari bahasa Perancis.

Dalam pandanganku, Eyang adalah wanita hebat...
Berhasil mendidik putra-putranya hingga menjadi orang yang berhasil.
Selalu mendoakan cucu-cucu dan buyut-buyutnya.
Ibadahnya tertib, sholat selalu tepat waktu dan masih menyempatkan membaca Al Quran meski dengan napas yang pendek-pendek.

Semoga Eyang selalu diberi kesehatan dan umur panjang yang barokah.

I'm proud to be your granddaughter....



Friday, April 27, 2012

Pecah Telor

Alhamdulillah hari ini, H-3 tupo aku udah berhasil naik level. Akhirnya pecah telor juga.... :-) Mungkin pencapaianku tidak seberapa dibanding orang lain yang begitu cepat naik level, tapi so far aku bisa mencapai targetku sendiri yaitu tiap bulan harus bisa naik level.
Target memang harus kita buat untuk memacu semangat, untuk membuat kita fokus pada tujuan :-)


Tuesday, April 24, 2012

Kembali....

Akhirnya saya (mencoba) untuk kembali menulis. Sebenarnya menulis adalah bakat terpendam saya, yang sayangnya terlalu lama terpendam...;-D

Pertama kali saya membuat blog adalah ketika saya masih kuliah, sekitar 10 tahun yang lalu. Isinya adalah tentang cerita-cerita ringan atau sekedar buah pikiran saya yang kala itu mungkin masih "cupu". Jika kita menengok ke belakang, ternyata waktu sudah begitu cepat berlalu ya... Dalam kurun waktu 10 tahun itu banyak sekali hal yang terjadi, saya pun melewati beberapa fase kehidupan.

Kini usia saya sudah 3 dasawarsa. Ada sepasang anak lucu buah pernikahan saya. Dan mungkin di saat perempuan lain di usia saya sibuk mengejar karier, saya merasa lebih nyaman dan bahagia menjalani peran saya sebagai full-time mom. Saya pikir tidak ada yang salah dari semua peran itu. Life is about choices, walaupun terkadang kita memang tidak punya pilihan lain dan harus mengambil opsi satu-satunya yang ada di hadapan.

Menjadi full-time mom tidak lantas membuat saya hanya berdiam diri selain mengurus anak. Saya pernah mengikuti kursus memasak dan membuat kue. Walaupun itu tidak membuat saya jadi koki handal, tapi setidaknya beberapa orang bilang brownies kukus buatan saya cukup lezat ^___^
Selanjutnya, saya menyadari bahwa hobi utama saya sejak kuliah (selain makan dan membaca) adalah main internet. Saya pikir saya bisa menghasilkan uang dengan hobi saya itu, maka setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya memutuskan untuk membuka toko online. Saya memulainya pada bulan Maret 2008. Hingga kini sudah 4 tahun saya menjalankan bisnis online ini. Sempat vakum ketika saya hamil Nino, anak kedua saya.

Selama berkecimpung di dunia per-online shop-an itu saya mendapat banyak sekali pengalaman, suka duka, dan juga teman-teman baru. Saya juga banyak bergaul dengan orang-orang yang menjalankan bisnis network marketing atau yang lebih dikenal dengan MLM. Terus terang selama beberapa waktu saya tidak tertarik dengan MLM. Tapi tidak dipungkiri saya juga mendapat hal-hal positif dari mereka yang menjalankan bisnis MLM. Semangat, pikiran positif, kekompakan, dan keyakinan untuk bisa berhasil. Saya pikir hal-hal semacam itu seharusnya dimiliki oleh semua orang, untuk diterapkan dalam bidang apapun.

Maka akhirnya saya memutuskan untuk bergabung dengan ORIFLAME, sebuah perusahaan kosmetik dari Swedia yang menerapkan sistem network marketing dalam penjualannya. Dan benar, sejak bergabung dengan Oriflame bersama d'BC Network, saya mendapat banyak teman baru, pengetahuan dan wawasan baru, pengalaman baru yang sangat menyenangkan :-)
Semangat dan pikiran yang positif selalu kami tularkan satu sama lain. Pengalaman sebagai online seller juga sangat berpengaruh dan mendukung aktifitas saya sebagai konsultan Oriflame. Insya Allah saya bisa sukses dan bisa membuat orang lain ikut sukses di bisnis ini :-)